Dalam proses coklit ini, Pantarlih mendatangi rumah-rumah warga untuk memastikan keberadaan orang yang tertera dalam data pemilih. Dimana data pemilih ini merupakan data hasil sinkronisasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terakhir.
Pantarlih bertugas untuk memastikan semua pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) nantinya, memastikan keakuratan data pemilih, memastikan semua WNI yang berhak memilih terdata, juga memastikan DPT bersih dari orang yang tidak berhak memilih.
Dalam melaksanakan tugasnya Pantarlih juga dibekali form Model AA1-KPU atau stiker penanda telah dicoklit, dimana stiker ini wajib ditempel di depan rumah warga per KK. Model AA2-KPU atau formulir tanda bukti pencoklitan dan Model AA-KPU atau formulir untuk mencatat data pemilih baru yang belum ada dalam Model A0-KPU.
Hasil dari proses coklit ini merupakan bahan dasar dalam penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Selanjutnya akan dilakukan penetapan DPS yang akan diumumkan ke publik untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat. Setelah DPS ini, masih ada proses perbaikan dalam tahap DPSHP, DPSHP Akhir hingga akhirnya menjadi Daftar Pemilih Tetap. (Jun@)